Tugas 7

Nama : Farhan Tsaqif Athaya
NPM : 210104200075
Kelas : C
Semester : 1
Mata Kuliah : Dasar Penulisan Multimedia

Judul Program : iNews Siang 17 Desember 2020 Segmen 4 Kategori : News
Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira
Durasi : 9'24" (9 menit 24 detik)
Jam Tayang : 12.00 WIB

Video Visual

Audio

Two Shot (MS) : Kamera tepat menyorot kepada dua orang presenter yang sedang menyampaikan berita dengan cara duduk di kursi depan meja dengan latar studio.

 

Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira

[Backsound] Musik Instrumental iNews

 

[Presenter] – ”Pemirsa mengaku tak punya model kampung halaman, seorang pemuda di Balikpapan nekat berenang menggunakan galon air dari Teluk Balikpapan. Bukannya sampai ke tempat tujuan, pria itu malah terombang ambing di laut lepas. Bagaimana nasib pemuda tersebut? Berikut informasinya untuk anda”

EXT. Tempat kejadian terjadi

 

MCU : Kamera menyorot seorang pemuda yang telah diselamatkan dari laut lepas

 

Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira

[Presenter] – “Tak bisa menahan Kerinduan pada kampung halaman di Malang Jawa Timur Dedi Purnomo Pemuda berusia 27 tahun ini nekat mengarungi lautan bukan dengan menumpang kapal tetapi dengan mengikatkan sebilah kayu di atas dua tabung galon air mineral bukannya sampai ke tujuan Dedi justru terapung-apung di Teluk Balikpapan selama berjam-jam beruntung warga sekitar melihat dan melapor ke polisi. Ia pun diselamatkan dan dibawa ke dermaga di hadapan polisi yang mengaku nekat merakit kapal dari galon karena tidak punya biaya untuk pulang kampung.

EXT. Tempat narasumber berada

 

MCU :  Kamera menyorot tepat depan narasumber saat menjelaskan mengapa ia nekat berenang menggunakan galon air ke kampung halamannya.

 

NAR : Dedik Purnomo (Pemudik)

[NAR] – “Lain kali daripada saya mencuri yaitu nanti masalah nyampe atau enggaknya apa Ya allahualam sepertinya enggak ada biaya gua beli darimana kalau dari keterangannya dia ingin pulang kampung ke Malang cuman enggak ada biaya gitu”

EXT. Tempat Narasumber berada

 

MCU : Kamera menyorot tepat depan narasumber saat menjelaskan bagaimana kronologis peristiwa tersebut.

 

NAR : AKP Retno Ariani

[NAR] – “Kalo dari keterangannya dia ingin pulang ke kampung di Malang, cuman ga ada biaya. Jadi dia bikin balon itu barangnya diambil dari rumahnya, dia rakit sendiri dia rakit di dermaga angkatan laut itu dia berharap bisa nyampe ke malang”

EXT. Tempat kejadian terjadi

 

MCU : Kamera menyorot  seorang pemuda yang dibantu oleh polisi setempat untuk menuju kampung halamannya.

 

Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira

[Presenter] – “Mimpi Dede menuju kampung halaman dengan nyaman segera terwujud polisi setempat berencana membantu kepulangan pria itu dengan persetujuan dari pihak keluarga dari Balikpapan Kalimantan Timur Mukmin Aziz news melaporkan.

INT. Studio iNews Siang

 

MS : Kamera tepat menyorot kepada presenter yang sedang menyampaikan berita dengan cara duduk di kursi depan meja dengan latar studio.

 

Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira

[Presenter] – “Sejumlah warga pantura Indramayu Jawa Barat mengabaikan keselamatan mereka dengan mengais uang koin yang dilempar pengendara di Jalan Raya. Aktivitas berbahaya tersebut menyebabkan kemacetan bahkan berpotensi pemicu kecelakaan.”

EXT. Tempat kejadian terjadi

 

MCU : Kamera menyorot kondisi warga di jalan raya yang mengais uang koin dari pengendara.

 

Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira

[Presenter] – “Sejumlah warga di jalur Pantura Sukra Kabupaten Indramayu Jawa Barat bertaruh nyawa mengais uang koin dari jalan raya pengendara kerap melempar uang koin ke jalanan di sekitar Jembatan Kali Sewo dengan bermodal sapu orang dewasa hingga anak-anak mengabaikan keselamatan mereka untuk mengambil koin yang dilempar ke atas. Hal itu dalam sehari para pengais koin mengumpulkan uang sebesar Rp30.000 hingga Rp50.000”

EXT. Tempat narasumber berada

 

MCU : Kamera menyorot tepat depan narasumber

 

NAR : Sumiyati

[NAR] – “Takut mah takut sih, tapi butuh buat jajan. Tiap hari, berangkat jam 12, pulang jam setengah 5

EXT. Tempat kejadian terjadi

 

MCU : Kamera menyorot warga di jalan raya yang mengais uang koin dari pengendara.

 

Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira

[Presenter] – “Aktivitas mengais koin di jalur Pantura selain mengganggu lalu lintas juga berpotensi menyebabkan kecelakaan meski seringkali dilarang warga tetap nekat kembali mengumpulkan koin koin dari jalanan. Dari Indramayu Jawa Barat toiskandar news melaporkan.

INT. Studio iNews Siang

 

MS : Kamera tepat menyorot kepada presenter yang sedang menyampaikan berita dengan cara duduk di kursi depan meja dengan latar studio.

 

Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira

[Presenter] – “Tidak lama lagi, Jakarta segera dipercantik dengan atap rumah warna-warni. Atap rumah yang dicat tersebut berada di kawasan Lenteng Agung Jagakarsa Jakarta Selatan.”

EXT. Tempat kejadian terjadi

 

MCU : Kamera menyorot para warga yang sedang mengecat rumah.

 

Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira

[Presenter] – “Pengecatan atau pemukiman warga di kawasan Lenteng Agung Jagakarsa Jakarta Selatan kini telah mencapai 193 rumah warga, berbagai warna dan tematik menarik menghiasi atap-atap rumah yang berada di sekitar jalan layang tapal kuda ini pengecatan atap rumah dilakukan berdasarkan arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memperindah kawasan pemukiman warga yang ada di jalan layang Tapal”


INT. Studio iNews Siang

 

MS : Kamera tepat menyorot kepada presenter yang sedang menyampaikan berita dengan cara duduk di kursi depan meja dengan latar studio.

 

Presenter : Pram Sendjaya dan Salsabila Syaira

[Presenter] – “Tak mau ketinggalan dengan warga daerah lain, Warga Jakarta menciptakan kampung warna-warni yang terletak di kelurahan Lenteng Agung. Seru sekali kayaknya kita lihat keindahannya disana, ada Baby Kristami yang sudah ada disana. Baby kapan diperkirakan akan selesai pengecatan terhadap rumah warga?

EXT. Tempat reporter berada

VLS : CUplikan-cuplikan rumah warga Lenteng Agung yang warna-warni.

 

REP : Baby Kristami (Tim News)

 

NAR : Bapak Bayu (Lurah Lenteng Agung)

[REP] – “Selamat Siang, memang ini menarik sekali ada pemutihan warga di dekat flyover Tapal Kuda tepatnya di kelurahan Lenteng Agung Jagakarsa Jakarta Selatan, yang ratusan atap rumah keluarganya dicat warna-warni dengan berbagai variasi tematik menarik, dan pemirsa untuk saat ini sudah ada 193 rumah dan nantinya di pengerjaannya akan rampung di akhir Desember 2020 pengerjaan yang ini sudah dimulai dari tanggal 1 Desember lalu dan memang pemita ini dikerjakan setiap harinya dengan bantuan penanganan sarana dan prasarana Jakarta Selatan dari jam 8 pagi sampai dengan jam 5.30 Waktu Indonesia Barat. Untuk lebih lengkapnya sudah ada bersama dengan kami Bapak Bayu selaku lurah Lenteng Agung. Selamat siang Bapak bisa jelaskan bagaimana progres untuk penanganan pengecatan atap keluarganya dengan warna-warni Jelaskan juga tujuannya nantinya apa Pak?”

 

[NAR] – “Sampai saat ini kita sudah merampungkan 88 atap rumah ya dari rencana kita 93 rumah yang terdata dan ini sudah hampir ya tiga puluh tiga puluh lima persen yang sudah dirampungkan dan ini temanya untuk di RW 1 ini tema tentang flower bunga aja dia. Jadi ada beberapa tema jadi nanti di RW 5 itu temanya ondel-ondel, di seberang nanti temanya ornamen tradisional gitu kan

 

[REP] – “Jika sudah rampung 100%, ini kan acaranya akan rampung pada akhir Desember ya Pak ya tujuannya untuk apa Pak?”

 

[NAR] – “Ya memang timeline nya kita kita sampai akhir Desember ya cuman kita tergantung cuaca juga, jadi ya mudah-mudahan bisa selesai di akhir Desember, nah ini tujuannya memang ini keinginan di Bapak Gubernur Bapak Anies Baswedan untuk menjadikan apa kawasan Lenteng Agung sekitar flyover Tapal ini memberikan suatu warna yang baru . Jadi bisa juga menjadi destinasi wisata dan ini memang dilihatnya bisa kalau nanti jpo sudah jadi mbak ya jpo nya itu berbeda dengan jpo-jpo yang lain jadi dengan yang lebih instagramable lah.”

[REP] – “Ini kan merupakan arahan juga dari gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pak, untuk pengadaan material dan juga catnya ini apakah ada dari anggaran pemprov atau bagaimana Pak?”

 

[NAR] – “Jadi ini murni kolaborasi dengan CSR Mbak, tidak ada anggaran dari APBD, ini murni kita bekerjasama dengan CSR yaitu PT Propan jadi PT Propan menyiapkan semua peralatan pengecatan maupun juga sempat kita pekerja ini ppsu dilatih oleh PT Propan selama dua hari sebelum melaksanakan pengecatan.”

[REP] – “Terima kasih banyak Pak Bayu untuk waktunya bersama dengan kami. Ya pemirsa memang diketahui ini merupakan bentuk program CSR dari PT Propan Indonesia juga didukung oleh Pemprov DKI Jakarta, berkerja sama juga dengan dewan Kesenian Jakarta lalu juga ppsu Jakarta Selatan ini Rencananya akan rampung pada akhir Desember mungkin kalau dilihat dari layer kaca anda pemirsa tidak terlalu terlihat warna-warni atapnya namun hasil pantauan drone tim liputan kami dapat terlihat keestetikan nya dari pantauan drone tim liputan kami.


Comments

Popular posts from this blog

Tugas 5

Tugas 3